Kamis, 07 April 2011

WISATA BUNGA DI CIHIDEUNG

Bandung sudah lama dikenal sebagai Kota "Kembang'' (bunga-red). Julukan itu tentu tidak berlebihan, karena kota itu penuh dengan bunga-bunga nan indah memesona. Tetapi, tahukah anda tentang dari mana datangnya tanaman yang membuat Bandung bisa memperoleh gelar sebagai Kota Kembang itu?

Ibukota Provinsi Jawa Barat (Jabar) itu sudah sejak lama populer sebagai Kota Kembang dan tentu tidak berlebihan pula kalau Bandung disebut sebagai kota yang paling romantis di seantero nusantara. Dan inilah relasinya dengan salah satu julukan Bandung Paris Van Java. Bagaimana tidak, saat akhir pekan tiba, puluhan penjual bunga potong yang kebanyakan mahasiswi berparas cantik dan manis sibuk menawarkan bunga-bunga mawar atau bunga rangkaian kepada para pejalan kaki di jalan-jalan protokol di kota ini.


Kawasan seputar Jalan Dago misalnya, kehadiran para gadis cantik yang menawarkan bunga yang indah itu dengan mudah ditemukan. Biasanya bunga potong dijual sebagai salah satu cara menggalang dana untuk acara-acara di kampus yang mulai trend sejak 1997 hingga sekarang.

Tapi dari manakah gerangan bunga-bunga itu diperoleh. Bunga mawar potong, yang dijual satuan atau dirangkai dengan krisan, herbas dan sedap malam atau pun bungan jenis lainnya itu, ternyata asalnya dari kawasan kebun bunga di Kecamatan Parompong, Kabupaten Bandung.

Menurut keterangan Ida Hidayat, seorang ketua Kelompok Tani Giri Mekar di Lembang, ang ditemui Pembaruan, baru-baru ini, dalam sepekan setidaknya 10.000 bunga potong dihasilkan dari kecamatan Parongpong. Bunga Potong tersebut menurutnya dijual ke Bandung dan Jakarta serta untuk keperluan dekorasi panggung atau pesta-pesta pernikahan.

Di Kecamatan Parongpong terdapat tiga desa, yaitu Cihideung, Mekarwangi dan Cisusung dimana sekitar 80 persen penduduknya bergerak di sektor bunga potong dan produksi bunga polybag. Artinya, bunga telah menjadi sumber mata pencaharian pokok warga Kecamatan Parompong tersebut.

Salah satunya adalah desa Cihidueng, desa yang terletak di kecamatan Parongpong ini, yang dulunya hanya merupakan tempat bercocok tanam ala kadarnya saja, kini telah berkembang menjadi "Kawasan Wisata Bunga". Kawasan ini memang tepat disebut sebagai kawasan wisata bunga, karena di sepanjang desa ini terlihat berbagai tanaman bunga yang dikembangbiakkan. Berbagai jenis tanaman bunga bisa kita temui di desa Cihideung ini, dari tanaman hias hingga tanaman potong. Tanaman (bunga) hias biasanya adalah tanaman yang digunakan untuk memperindah taman, dan tanaman (bunga) potong biasanya adalah tanaman/ bunga yang diperlukan untuk keperluan dekorasi. Di desa Cihideung ini lebih dari 80% warga desa Cihideung menjadi petani bunga, dimana terdiri dari 30% petani bunga potong, dan 50% petani bunga hias.

Kalau ke Bandung jangan lupa melaju ke Cihideung mulai dari Ledeng naik jalan Kol Masturi sampai Villa Istana Bunga, di Lembang. Seneng ngeliat kaktus, tanaman air, bunga2 yg dijual di pinggir jalan. Sebelum pulang mampir ke resto dgn tematik alam yg menjamur di sepanjang jalan, malamnya menikmati suasana lampu2 kota Bandung sambil mencicipi hidangan dan ngobrol. 


Terletak di desa Cihideung, kecamatan Parongpong. Dengan luas lahan sekita 50 hektar, desa wisata bunga cihideung merupakan kebun bunga raksasa yang sangat menarik untuk dikunjungi. Terdapat masam-macam koleksi bunga, dan tentu saja anda dapat melampiaskan hasrat berbelanja (bunga) anda di sini.


Kampanye go greenyang tengah nyaring berbunyi saat ini menarik perhatian masyarakat. Banyak orang mulai  turut serta melakukan berbagai kegiatan yang tujuannya untuk menyelamatkan bumi dari krisis lingkungan.
Beberapa waktu lalu, pemerintah juga menyosialisasikan gerakan tanam seribu pohon. Setiap orang setidaknya menanam satu pohon sebagai kontribusi terhadap lingkungan. Beberapa dari masyarakat melirik tanaman hias untuk mereka tanam.
Tanaman hias yang sedang diburu masyarakat saat ini adalah pucuk merah, oliana. Tanaman perdu  yang masih satu keluarga dengan tanaman cengkih ini memiliki keunikan tersendiri.
Tampilan ujung daun mudanya yang berwarna merah dan oranye membuat tanaman ini begitu menarik. Pucuk tanaman muda yang baru tumbuh akan menyembul indah pada sela-sela daun yang menghijau layaknya bunga diantara dedaunan. Karena pucuknya lah tanaman ini lalu dikenal dengan nama pucuk merah.
Ntin Kartini, pemilik salah satu toko bunga di daerah wisata bunga Cihideung Lembang Kabupaten Bandung Barat, mengatakan setiap akhir pekan, pembeli banyak yang melirik pucuk merah. Bentuknya yang sederhana seperti perdu serta warna pucuknya yang menarik menjadi keistimewaan tersendiri. Selain itu perawatannya juga cukup mudah.
Ada trik-trik khusus untuk menjaga keindahan oliana ini. Agar pucuk merahnya tumbuh dengan indah, tanaman ini harus mendapatkan cahaya matahari yang cukup. Hal ini agar tunas mudanya dapat tetap berwarna merah.
Jika pertumbuhan pucuk yang tidak seimbang pemotesan harus rutin dilakukan untuk menjaga bentuk indah oliana. Pemotesan daun-daun yang sudah tua dilakukan setidaknya dua minggu sekali. Daun  yang warnanya sudah memudar karena menua dipotes dengan tangan tepat pada ruas cabangnya.
“Pemotesan dengan tangan harus tepat pada ruas cabang agar tunas baru dapat segera tumbuh dari ruas yang telah dipotes tadi,” ucapnya.
Ntin mengatakan, kebanyakan pembeli oliana merupakan pencinta tanaman yang berasal dari Bandung. Namun tidak sedikit pula pembeli yang berasal dari luar kota. Mereka sengaja datang ke daerah Wisata Bunga Cihideung untuk mendapatkan pucuk merah.
Harga untuk oliana sendiri cukup murah. Polybag kecil dengan oliana setinggi 50 cm dijual seharga Rp. 20.000. Sedang untuk polybag besar dengan oliana setinggi 2 m dijual seharga Rp.300.000. Dengan harga mini oliana yang cantik bisa membuat perkarangan  lebih apik.
  • Kampung Gajah
Wisata alternatif lainnya yang ditawarkan dikawasan Cihideung adalah  Kampung Gajah, merupakan salah satu wahana permainan baru di Bandung. Terletak di Jalan Sersan bajuri. Di Kampung Gajah terdapat berbagai macam permainan yang di antaranya adalah Touring ATV, Fun Bike, Horse Riding, Outbound Activities, Segway, Buggy, dan SkyRider. Selain itu, terdapat juga food stand yang menyajikan menu-menu khas Kampung Gajah. Mulai dari menu spesial ala Kampung Gajah, European hingga Asian Cuisine. Semua dapat ditemukan di food stand, Resto & Cafetaria, serta Bar & Lounge yang berada di sekitar area Kampung Gajah.Di Kampung Gajah juga terdapat children playground,  swing & swing, mini flying fox dan bike track.
Overall, Kampung Gajah menawarkan hiburan outdoor yang menarik. Harga permainan anak yang berkisar 20ribu ke atas tergolong cukup mahal, tapi memuaskan. It would’ve been nice if there was a swimming pool as well, though. Tentunya kalau dilengkapi kamar mandi yang memadai, ya. Beberapa pembangunan masih berlangsung di Kampung Gajah. Jadi bisa dipastikan masih akan ada tambahan permainan dan fasilitas umum nantinya.
Lapar? Jangan khawatir. Berbagai jenis makanan, dari jajanan seperti siomay, batagor, sosis bakar, es lilin, ice jelly sampai resto dengan view pegunungan dan lesehan makanan sunda tersedia di sana. Harganya? Yah, nggak terlalu murah tapi masih reasonable. Kalau sudah puas bermain, kita bisa mampir ke area memetik strawberry yang terpisah di dekat parkiran. Hasil petikan dihargai 60ribu/kg.
Satu hal yang kurang oke, dan cukup mengganggu, adalah fasilitas toilet! Untuk area hiburan seluas Kampung Gajah, mestinya disediakan lebih banyak toilet, dengan saluran pembuangan air yang lebih baik. Apalagi hampir semua pengunjung membawa anak kecil. 



Beberapa tips jika ingin ke Kampung Gajah:
  • Sebisa mungkin hindari pergi saat weekend, atau berangkatlah sepagi mungkin. Kampung Gajah buka jam 8 pagi, kok.
  • Pakai sunblock untuk seluruh keluarga, kalau perlu bawa sekalian.
  • Bawa sunglasses dan topi, termasuk untuk si kecil.
  • Bring cash! There’s no ATM facility in the area. (at least sampai akhir 2010 kemarin)
  • Sering-seringlah mengajak si kecil ke toilet, jangan tunggu sampai kebelet.

Villa Penginapan

Bagi temen-temen yang membawa keluarga terutama yang dari luar kota bandung dan ingin bermalam dilokasi, jangan kawatir disini ada beberapa beberapa alternatif yaitu salah satunya Villa pengginapan banyak bertebaran didaerah ini salah satunya Villa Gardenia, Villa Istana bunga ataupun Villa Pondok C2 didalam perumahan Century Hill semuanya berada di Jalan Sersan Bajuri - Cihideung - Bandung.
Referensi :


Lihat Tanpa judul di peta yang lebih besar


Rabu, 06 April 2011

PESONA KEBAYA

Kebaya sejak dahulu kala ya terkesan monoton dan hanya begitu saja tidak ada bedanya dengan busana yang lainnya. Kalau dipikir agak membosankan juga sehingga diperlukan keberanian untuk keluar dari garis kebiasaan yang sudah lama ada atau yang lebih kita kenal dengan istilah keluar dari "pakem kebaya". Karena dahulu kebaya merupakan pakaian tradisional harian yang dipake oleh nenek moyang kita untuk melakukan aktivitas biasa sehari-hari. Sedangkan pada jaman modern saat ini Kebaya merupakan busana yang dikenakan pada saat-saat acara yang penting, dimana para wanita pada moment - moment yang penting tersebut berkeinginan tampil tidak seperti biasa, ingin tampil lebih kelihatan cantik, anggun banhkan glamour. Dalam mendesain kebaya untuk mendapatkan exposure seperti diatas didalam pencarian variasi dan aksesoris dibutuhkan sedikit sensasi dan keberanian untuk ber-experimen. Prinsip inilah yang harus kita pegang .

Kebaya harus merupakan sebuah karya yang mempunyai tema yang seolah - olah didalamnya mengandung sebuah cerita yang tersirat, sehingga pada saatnya nanti dikenakan oleh pemakainya mempunyai kesan merupakan sebuah busana yang bernyawa yang menyatu dengan kepribadian sipemakainya. Kebaya tidak saja harus menampilkan sisi menarik dari jiwa muda dan menunjukkan keindahan lekuk tubuh pemakainya sehingga menampilkan kesan romantis serta sensual tetapi juga harus dapat lebih memunculkan kecantikan dan kepribadian dari dalam jiwa si pemakainya. Jadi jangan sampai tidak menyatu dengan kepribadian si pemakainya pada saat dikenakan. Betapa sebuah momen yang penting dan tidak pernah terlupakan sekali seumur hidup serta betapa sucinya hari pernikahan terus berlanjut ke saat-saat indah menjelang bulan madu penuh arti.

Sebuah kebaya yang yang tampil beda. Kebaya yang memadukan pengungkapan sisi menarik dari kepribadian si pemakai dan harus dapat menutupi kekurangannya. Ada yang ingin tampil dalam gaya tempo dulu. Ada yang ingin membalut menutupi tubuhnya. Sebaliknya, bagi yang biasa ingin tampil seksi juga ingin menimbulkan kesan bahwa dirinya mempunyai bentuk tubuh nan indah.

Memang pesona sebuah kebaya terutama kebaya pengantin bukanlah terletak dari harganya yang mahal , bahan yang istimewa atau banyaknya pernik hiasan yang gemerlapan, melainkan terletak pada keserasian antara rancangan busana pengantin itu dengan kepribadian dan aura sang pengantin yang mengenakannya.

Dalam bahasan  blog ini selanjutnya kami  akan memberikan ide, inspirasi dan kretivitas bagi anda yang ingin mengolah serta menambah keragaman kebaya . Berpeganglah bahwa menciptakan variasi dibutuhkan suatu sensasi. Sebuah kreativitas yang juga bisa terilhami dari apa saja yang kemudian diaplikasikan dalam guratan desain kebaya yang menarik dan menawan dari beberapa perancangan salah satunya dari Feri Setyawan . 


Selasa, 05 April 2011

Lembang

Tempat Wisata 

Lembang adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Indonesia.
Kecamatan Lembang berada pada ketinggian antara 1.312 hingga 2.084 meter di atas permukaan laut. Titik tertingginya ada di puncakGunung Tangkuban Parahu. Sebagai daerah yang terletak di pegunungan, suhu rata-rata berkisar antara 17°-27 °C. Penduduk Lembang sebagian besar bermata pencarian sebagai petani, pedagang, pekerja sektor informal (buruh, pengemudi, dan sebagainya).
Di kecamatan ini terdapat Observatorium Bosscha, serta berbagai tempat wisata seperti Gunung Tangkuban Perahu, pemandian Maribaya, Hutan Raya Ir. H. Djuanda (Dago Pakar), Cihideung, Cikole, Kampung Daun dan lain-lain.

1. Observatorium Bosscha





Observatorium Bosscha merupakan salah satu tempat peneropongan bintang tertua di Indonesia. Observatorium Bosscha berlokasi diLembang, Jawa Barat, sekitar 15 km di bagian utara Kota Bandung dengan koordinat geografis 107° 36' Bujur Timur dan 6° 49' Lintang Selatan. Tempat ini berdiri di atas tanah seluas 6 hektare, dan berada pada ketinggian 1310 meter di atas permukaan laut atau pada ketinggian 630 m dari plato Bandung. Kode observatorium Persatuan Astronomi Internasional untuk observatorium Bosscha adalah 299.

Senin, 04 April 2011

ANNE AVANTE

Tokoh :Designer Kebaya Modern Indonesia

CIRI KHAS RANCANGAN ANNE:
Mewah, detail pada penempatan payet, bebatuan, dan aplikasi lace modern, anggun, serta elegance.

 Nama Anne Avante saat tidak bisa dipisahkan dari kebaya khususnya kebaya modern, begitupun sebaliknya. Mungkin begitulah pendapat sebagaian besar masyarakat Indonesia terhadap sosok wanita sederhana yang sangat kreatif ini. Cukup fenomenal memang kehadirannya di dunia rancang kebaya. Tentu saja keberaniannya dalam berkreasi membawa angin segar didunia  fashion indonesia khususnya. 

Sebut saja, istilah kerah "drakuli" yang sangat populer untuk menyebut kerah tegak yang mirip kerah jubah Drakula, kerah dan lengan asimetris , lengan kelelawar , pemakaian full payet  warna warni yang diaplikasikan secara kretif dan artistik sehingga muncul istilah "Kebaya Payet' . Itu sebagian dari inovasi yang merupakan nafas baru bagi dunia kebaya tanah air yang diprakasain oleh Anne Avante.

GEDUNG SATE MERUPAKAN ICON JAWA BARAT


Gedung Sate, dengan ciri khasnya berupa ornamen tusuk sate pada menara sentralnya, telah lama menjadi penanda atau markah tanah Kota Bandung yang tidak saja dikenal masyarakat di Jawa Barat, namun juga seluruh Indonesia bahkan model bangunan itu dijadikan pertanda bagi beberapa bangunan dan tanda-tanda kota di Jawa Barat. Misalnya bentuk gedung bagian depan Stasiun Kereta Api Tasikmalaya. Mulai dibangun tahun 1920, gedung berwarna putih ini masih berdiri kokoh namun anggun dan kini berfungsi sebagai gedung pusat pemerintahan Jawa Barat.